Ekonomi Sumbar Agustus 2025: Inflasi Terkendali, NTP Naik, Wisata & Ekspor-Impor Tumbuh

Senin, 1 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ekonomi Sumbar Agustus 2025 menunjukkan tren positif. Inflasi 2,89 persen, NTP naik 3,70 persen, ekspor tumbuh 36,96 persen, pariwisata dan transportasi udara pulih, neraca perdagangan surplus US$1,3 miliar.

Ekonomi Sumbar Agustus 2025 menunjukkan tren positif. Inflasi 2,89 persen, NTP naik 3,70 persen, ekspor tumbuh 36,96 persen, pariwisata dan transportasi udara pulih, neraca perdagangan surplus US$1,3 miliar.

SumbarproBadan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Barat merilis perkembangan ekonomi terkini mencakup inflasi, Nilai Tukar Petani (NTP), pariwisata, transportasi, serta ekspor-impor. Data Agustus 2025 menunjukkan kondisi ekonomi Sumbar bergerak positif di tengah dinamika harga pangan dan fluktuasi sektor transportasi.

Inflasi Terkendali, Cabai dan Bawang Penyumbang Utama

Berdasarkan rilis resmi BPS Sumbar, Senin (1/9/2025), Inflasi Sumbar pada Agustus 2025 tercatat 0,52 persen (m-to-m). Secara tahunan (y-on-y), inflasi mencapai 2,89 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) 109,67.

Kelompok makanan, minuman, dan tembakau menjadi pendorong utama, naik 1,56 persen dengan andil inflasi 0,51 persen. Komoditas yang paling dominan menyumbang inflasi adalah:

  • Cabai merah (0,19 persen)

  • Bawang merah (0,16 persen)

  • Beras (0,05 persen)

  • Cabai rawit (0,04 persen)

  • Telur ayam ras (0,03 persen)

Sebaliknya, jengkol, tomat, santan segar, kelapa, jeruk, dan seledri tercatat mengalami penurunan harga sehingga sedikit menahan laju inflasi.

Dari sisi wilayah, inflasi tertinggi tercatat di Pasaman Barat (1,01 persen), sedangkan terendah di Padang (0,35 persen).

NTP dan NTUP Menguat

Pada Agustus 2025, NTP Sumatera Barat mencapai 132,67, naik 3,70 persen dibanding Juli 2025. Kenaikan ini disebabkan peningkatan harga hasil produksi petani (4,64 persen) yang lebih tinggi daripada kenaikan biaya konsumsi dan produksi (1,11 persen).

Baca Juga:  Aktivitas Bongkar Muat Barang di Pelabuhan Sumbar Masih Lesu pada Agustus 2025

Rinciannya, subsektor tanaman pangan, hortikultura, perkebunan rakyat, dan perikanan mengalami peningkatan, sedangkan subsektor peternakan sedikit menurun.

Sementara itu, Nilai Tukar Usaha Petani (NTUP) tercatat 137,50, naik 4,56 persen. Indeks konsumsi rumah tangga tani juga meningkat 1,11 persen, dipicu kenaikan harga pangan dan pendidikan.

Wisata dan TPK Hotel

Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) melalui Bandara Internasional Minangkabau (BIM) pada Juli 2025 tercatat 7.674 kunjungan, turun 10,98 persen dibanding bulan sebelumnya. Namun secara kumulatif Januari–Juli 2025, total wisman mencapai 50.826 kunjungan, naik 24,78 persen dari periode yang sama tahun 2024.

Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang naik ke 47,64 persen, meningkat 2,32 poin dibanding Juni 2025. Sementara itu, TPK hotel nonbintang turun menjadi 16,89 persen.

Perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) juga masih tinggi, dengan 1,94 juta perjalanan pada Juli 2025, meski turun 3,34 persen dibanding bulan sebelumnya.

Transportasi: Udara Naik, Kereta Api Turun

Aktivitas penerbangan domestik di BIM menunjukkan pertumbuhan. Juli 2025 mencatat:

  • Penumpang berangkat: 88,38 ribu orang (+3,45 persen m-to-m)

  • Penumpang datang: 83,02 ribu orang (+1,39 persen)

Untuk penerbangan internasional:

  • Penumpang berangkat: 22,87 ribu orang (+21,70 persen)

  • Penumpang datang: 22,47 ribu orang (+10,31 persen)

Angkutan laut dalam negeri mencatat penurunan barang muat (-2,44 persen) namun peningkatan bongkar (+15,45 persen). Sementara itu, kereta api mengalami penurunan jumlah penumpang (-1,17 persen) dan angkutan barang (-18,81 persen).

Baca Juga:  Impor Sumbar Melejit 7,56 Persen, Singapura dan Malaysia Dominasi Pasokan

Ekspor-Impor Tumbuh, Neraca Perdagangan Surplus

Ekspor Sumbar sepanjang Januari–Juli 2025 mencapai US$1,593 miliar, naik 36,96 persen dibanding periode sama 2024. Pendorong utama adalah sektor industri pengolahan (+38,77 persen), terutama dari minyak kelapa sawit.

Lima negara tujuan ekspor utama:

  • India (US$516,64 juta)

  • Pakistan (US$358,14 juta)

  • Bangladesh (US$149,68 juta)

  • Mesir (US$113,70 juta)

  • Myanmar (US$111,62 juta)

Tiga komoditas utama ekspor: Lemak & minyak hewan/nabati (HS 15), karet & barang dari karet (HS 40), produk kimia (HS 38).

Sementara itu, impor Januari–Juli 2025 mencapai US$290,62 juta (+2,98 persen y-o-y), dengan bahan baku/penolong sebagai penyumbang terbesar (+14,24 persen). Lima negara pemasok terbesar: Singapura, Malaysia, Brasil, Kanada, dan Tiongkok.

Dengan capaian tersebut, neraca perdagangan Sumbar surplus US$1,302 miliar, lebih tinggi dari 2024 (US$881,23 juta).

Analisis Singkat

Laju inflasi Sumbar masih terkendali meski harga pangan bergejolak. NTP yang menguat menunjukkan daya tawar petani membaik. Sektor pariwisata dan transportasi udara terus pulih, meski wisman bulanan turun. Ekspor yang melonjak dan neraca perdagangan yang surplus menjadi sinyal positif bagi ketahanan ekonomi Sumbar di paruh kedua 2025. (ak)

Follow WhatsApp Channel sumbarpro.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kredit Motor? Ini Saran Dosen Ekonomi UIN Mahmud Yunus Batusangkar
Harga Emas Pegadaian Hari Ini, Senin 13 Oktober 2025: Naik di Semua Denominasi
Inflasi Sumbar September 2025 Capai 4,22 Persen, Sektor Pangan dan Perawatan Pribadi Jadi Pendorong Utama
Tingkat Hunian Hotel di Sumbar Turun Jadi 44,18 Persen, Wisata Melemah?
NTP Sumbar September 2025 Turun, Petani Kian Tertekan
Impor Sumbar Melejit 7,56 Persen, Singapura dan Malaysia Dominasi Pasokan
Ekspor Sumbar Melejit 36 Persen, India Jadi Tujuan Utama Sepanjang 2025
Kereta Api Sumbar Lesu di Penumpang, Namun Angkut Barang Melejit 50 Persen!

Berita Terkait

Jumat, 17 Oktober 2025 - 17:34 WIB

Kredit Motor? Ini Saran Dosen Ekonomi UIN Mahmud Yunus Batusangkar

Senin, 13 Oktober 2025 - 08:50 WIB

Harga Emas Pegadaian Hari Ini, Senin 13 Oktober 2025: Naik di Semua Denominasi

Selasa, 7 Oktober 2025 - 03:53 WIB

Inflasi Sumbar September 2025 Capai 4,22 Persen, Sektor Pangan dan Perawatan Pribadi Jadi Pendorong Utama

Selasa, 7 Oktober 2025 - 03:34 WIB

Tingkat Hunian Hotel di Sumbar Turun Jadi 44,18 Persen, Wisata Melemah?

Selasa, 7 Oktober 2025 - 03:24 WIB

NTP Sumbar September 2025 Turun, Petani Kian Tertekan

Berita Terbaru

Ilustrasi.

Tajuk

Menguji Taji Jenderal Intelijen

Minggu, 5 Jul 2026 - 23:03 WIB

Bentrokan bersejarah antara Argentina vs Mesir di babak 16 besar Piala Dunia 2026 akan digelar di Mercedes-Benz Stadium, Atlanta, Selasa malam (7/7) pukul 23.00 WIB.

Sepakbola

Prediksi Argentins vs Mesir: Adu Magis Messi dan Salah

Minggu, 5 Jul 2026 - 22:52 WIB

Satu unit truk Colt diesel dengan bak tertutup terpal hitam tampak ringsek di dasar jurang dikawasan Kelok Sembilan, Kabupaten Limapuluh Kota. (Ist.)

Peristiwa

Truk Pengangkut Perabot Masuk Jurang di Kelok Sembilan

Minggu, 5 Jul 2026 - 11:53 WIB