PADANG, Sumbarpro — Satu unit aki penyedia daya listrik sirine Sistem Peringatan Dini Banjir milik BPBD Kota Padang kembali dicuri, di kawasan Pasa Lalang, Kelurahan Kuranji, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Sabtu dinihari (17/10/2026).
Aksi pencurian aki merek Kijo berkapasitas 12V 100Ah ini memicu kekhawatiran karena melumpuhkan fungsi sirine pemancar keselamatan warga di daerah rawan. Hilangnya komponen vital tersebut pertama kali diketahui dari laporan warga sekitar pukul 08.00 WIB.
Direktur CV Anugerah Nuansa Abadi selaku pihak pelaksana pemeliharaan, Suri Hamdazir menyebut, pihaknya langsung turun ke lokasi bersama tim BPBD usai menerima laporan. Menurut keterangan saksi setempat, suara pembongkaran boks panel sempat terdengar sekitar pukul 02.00 WIB.
“Setelah menerima laporan dari warga, kami langsung menyampaikan informasi ini kepada Kalaksa BPBD Kota Padang dan Kabid Kedaruratan dan Logistik. Sekitar pukul 11.05 WIB, tim kami bersama Kabid Kedaruratan dan Logistik telah berada di lokasi untuk melakukan pengecekan secara langsung,” ujar Suri Hamdazir.
Peristiwa pencurian ini sangat disayangkan oleh Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Padang, Ricky Januar Alexander. Pasalnya, peralatan peringatan dini baru saja selesai dipasang kembali pada Kamis (15/10/2026) usai digasak pencuri pekan sebelumnya di lokasi berbeda.
“Peranti EWS ini adalah aset negara yang berfungsi sangat vital dalam rantai keselamatan publik,” tegas Ricky Januar Alexander.
Pihak BPBD bersama penyedia jasa telah melaporkan kasus ini secara resmi ke Polsek Kuranji agar pelaku segera ditangkap. Kejadian berulang ini juga disusul imbauan kepada warga sekitar agar ikut mengawasi keberadaan alat mitigasi bencana tersebut demi keselamatan bersama. (ak/*)
