Transportasi Sumbar Juli 2025: Penumpang Udara Naik, Angkutan Laut dan Kereta Api Berfluktuasi

Senin, 1 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Transportasi Sumbar Juli 2025 menunjukkan tren beragam. Penumpang udara di BIM meningkat, angkutan laut luar negeri melonjak hingga 44,04 persen, sementara kereta api alami penurunan. (Foto: BPS Sumbar)

Transportasi Sumbar Juli 2025 menunjukkan tren beragam. Penumpang udara di BIM meningkat, angkutan laut luar negeri melonjak hingga 44,04 persen, sementara kereta api alami penurunan. (Foto: BPS Sumbar)

Sumbarpro – Provinsi Sumatera Barat mencatat perkembangan beragam pada sektor transportasi selama Juli 2025. Berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS) Sumbar, Senin (1/9/2025), aktivitas transportasi udara, laut, dan kereta api menunjukkan tren yang berbeda-beda.

Penumpang Udara di BIM Meningkat

Jumlah penumpang yang berangkat dari Bandara Internasional Minangkabau (BIM) pada Juli 2025 naik 6,74 persen dibandingkan Juni 2025. Sementara itu, jumlah penumpang yang datang juga meningkat 3,17 persen.

Kenaikan ini mencerminkan adanya pergerakan mobilitas masyarakat yang lebih tinggi, sejalan dengan aktivitas ekonomi dan pariwisata yang mulai pulih.

Angkutan Laut: Muat Turun, Bongkar Naik

Untuk sektor laut dalam negeri, jumlah barang yang dimuat pada Juli 2025 turun 2,44 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Sebaliknya, barang yang dibongkar justru melonjak 15,45 persen.

Baca Juga:  Ekspor Sumbar Meningkat Tajam, Impor Anjlok pada Agustus 2025

Pada angkutan laut luar negeri, tren positif terlihat jelas. Barang yang dimuat naik 5,96 persen, sedangkan barang yang dibongkar mengalami lonjakan tajam hingga 44,04 persen. Kenaikan ini mengindikasikan peningkatan aktivitas perdagangan internasional melalui pelabuhan di Sumatera Barat.

Transportasi Kereta Api

Berbeda dengan udara dan laut, moda transportasi kereta api justru menunjukkan penurunan. Jumlah penumpang kereta api kelas ekonomi lokal pada Juli 2025 turun 1,17 persen dibanding bulan sebelumnya.

Dari sisi angkutan barang, penurunan lebih besar terjadi. Jumlah barang yang dimuat kereta api turun 18,81 persen, mencerminkan berkurangnya distribusi logistik melalui jalur darat.

Baca Juga:  Kunjungan Turis Asing Naik, Pariwisata Sumbar Mulai Bangkit

Analisis

Secara keseluruhan, data transportasi Juli 2025 menunjukkan pergeseran pola mobilitas di Sumatera Barat. Transportasi udara menjadi pilihan utama masyarakat, sedangkan jalur laut, khususnya perdagangan luar negeri, menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan.

Sementara itu, penurunan pada kereta api, baik untuk penumpang maupun barang, bisa menjadi indikasi perlunya perbaikan layanan dan daya tarik moda transportasi darat ini agar kembali kompetitif. (ak)

Follow WhatsApp Channel sumbarpro.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kabar Buruk Bagi Pencinta Pedas, Harga Cabai Rawit Hijau Melonjak Drastis Hari Ini
Kredit Motor? Ini Saran Dosen Ekonomi UIN Mahmud Yunus Batusangkar
Harga Emas Pegadaian Hari Ini, Senin 13 Oktober 2025: Naik di Semua Denominasi
Inflasi Sumbar September 2025 Capai 4,22 Persen, Sektor Pangan dan Perawatan Pribadi Jadi Pendorong Utama
Tingkat Hunian Hotel di Sumbar Turun Jadi 44,18 Persen, Wisata Melemah?
NTP Sumbar September 2025 Turun, Petani Kian Tertekan
Impor Sumbar Melejit 7,56 Persen, Singapura dan Malaysia Dominasi Pasokan
Ekspor Sumbar Melejit 36 Persen, India Jadi Tujuan Utama Sepanjang 2025

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:05 WIB

Kabar Buruk Bagi Pencinta Pedas, Harga Cabai Rawit Hijau Melonjak Drastis Hari Ini

Jumat, 17 Oktober 2025 - 17:34 WIB

Kredit Motor? Ini Saran Dosen Ekonomi UIN Mahmud Yunus Batusangkar

Senin, 13 Oktober 2025 - 08:50 WIB

Harga Emas Pegadaian Hari Ini, Senin 13 Oktober 2025: Naik di Semua Denominasi

Selasa, 7 Oktober 2025 - 03:53 WIB

Inflasi Sumbar September 2025 Capai 4,22 Persen, Sektor Pangan dan Perawatan Pribadi Jadi Pendorong Utama

Selasa, 7 Oktober 2025 - 03:34 WIB

Tingkat Hunian Hotel di Sumbar Turun Jadi 44,18 Persen, Wisata Melemah?

Berita Terbaru