Baru Sekali Kalah, Semen Padang FC Langsung Depak Nil Maizar

Coach Teco Jadi Kandidat Kuat Pelatih Baru 'Kabau Sirah'

Redaksi
A+A-
Reset
Pelatih Semen Padang FC, Nil Maizar, memimpin sesi latihan jelang laga tandang ke markas PSGC Ciamis di Stadion Galuh, Ciamis, Sabtu 26 September 2026. (Foto dokumen Semen Padang FC)

PADANG, Sumbarpro – Manajemen Semen Padang FC resmi mengakhiri kerja sama dengan pelatih kepala Nil Maizar.

Keputusan ini diambil hanya beberapa jam setelah Kabau Sirah kalah 0-1 dari PSPS Pekanbaru pada laga pekan keempat Pegadaian Championship Liga 2 2026/2027 di Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi, Minggu 4 Oktober 2026 malam WIB.

Pengumuman pemecatan disampaikan melalui akun Instagram resmi klub, @semenpadangfcid. Dalam unggahannya, manajemen menyampaikan ucapan terima kasih atas dedikasi dan kerja keras Nil Maizar selama menjadi bagian dari tim.

“Berdasarkan hasil evaluasi manajemen, kami resmi mengakhiri kerja sama ini secara baik-baik,” tulis pernyataan resmi klub tersebut.

Nil Maizar baru menangani Semen Padang FC sejak 1 Juli 2026. Ia mencatatkan empat pertandingan di Liga 2 bersama Kabau Sirah. Selama periode itu, ia membawa tim meraih dua kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan.

Analisis Mengapa Nil Maizar Dipecat

Keputusan ini terasa mengejutkan. Sebab, secara hitungan matematis, performa Semen Padang FC di awal musim tidak terlalu buruk.

Kabau Sirah mengoleksi enam poin dari empat pertandingan. Mereka bahkan sempat memuncaki klasemen sementara Grup A setelah menang 2-0 atas PSGC Ciamis di pekan ketiga.

Pasang iklan anda di space ini, hubungi sumbarpro media online portal berita dan informasi terkini di whatsapp 081275690690

Tapi ada beberapa faktor yang membuat manajemen mengambil langkah drastis ini.

Pertama, target manajemen sangat tinggi. Semen Padang FC tidak sekadar menargetkan promosi ke Liga 1. Manajemen memasang target juara Liga 2 2026/2027.

Target ini disampaikan langsung oleh Presiden Klub Andre Rosiade saat menyatukan seluruh elemen tim pada Juni 2026. Dengan target sebesar itu, hasil imbang dan kekalahan tipis tetap dianggap sebagai kegagalan.

Kedua, ada masalah konsistensi yang terlihat sejak awal musim. Kabau Sirah menang 1-0 atas Persiraja Banda Aceh di laga pembuka.

Tapi di laga kedua, mereka hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan PSIS Semarang. Padahal saat itu, PSIS bermain dengan sepuluh orang sejak menit ke-49 dan Semen Padang sempat unggul lebih dulu. Dua poin hilang di kandang sendiri.

Ketiga, kekalahan dari PSPS Pekanbaru bukan sekadar kekalahan biasa. Ini Derby Andalas. Laga penuh gengsi melawan rival sesama Sumatera.

Kalah di laga sebesar ini, apalagi dengan status tuan rumah meski bermain di Bekasi, jelas jadi pukulan berat buat manajemen dan suporter. Gol tunggal Dimas Wicaksono di menit ke-72 lahir dari blunder Safrudin Tahar, kapten tim.

Keempat, ada pola evaluasi cepat yang sudah jadi kebiasaan manajemen Semen Padang FC. Sebelumnya, pada Maret 2026, manajemen juga memecat Dejan Antonic hanya karena gagal menang atas PSIM Yogyakarta.

Saat itu, Andre Rosiade menyebut hasil imbang sebagai “sangat mengecewakan” dan menjadi “bahan evaluasi serius”. Pola yang sama terulang sekarang.

Kelima, Nil Maizar sendiri sempat menyoroti kepemimpinan wasit usai laga melawan PSIS. Ia mengaku kecewa dengan sejumlah keputusan yang dianggapnya tidak seimbang.

Meski kritik ini tidak secara langsung menjadi alasan pemecatan, pernyataan seperti itu bisa jadi catatan tersendiri bagi manajemen.

Siapa Pengganti Nil Maizar?

Hingga Senin 5 Oktober 2026 pagi, manajemen belum mengumumkan pengganti Nil Maizar. Tapi nama Stefano Cugurra alias Coach Teco santer disebut sebagai kandidat terkuat.

Pelatih asal Brasil itu punya rekam jejak mentereng. Ia pernah membawa Persija Jakarta dan Bali United juara Liga 1.

Andre Rosiade dijanjikan akan mengumumkan pelatih baru pada Senin 5 Oktober 2026. Sosok yang dipilih disebut sebagai eks juru taktik Barito Putera musim lalu. (ak/*)

Pasang iklan Anda di space ini, hubungi SUMBARPRO media online portal berita dan informasi terkini di WhatsApp 081275690690