Perampokan Bersenjata Api di Agam: Satu Pelaku Ditangkap, Tiga Kabur

Aksi percobaan perampokan di depan minimarket EB Mart, Tilatang Kamang, berlangsung singkat. Korban terluka tembak di kaki, pelaku yang tertinggal nyaris menjadi bulan-bulanan warga.

Redaksi
A+A-
Reset
Rampok Tilatang Kamang Agam

AGAM, Sumbarpro – Aksi percobaan perampokan bersenjata api terjadi di depan minimarket EB Mart, Simpang Aur Pakan Kamih, Nagari Gadut, Kecamatan Tilatang Kamang, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Senin malam (19/10/2026).

Empat pria bersenjata api menghadang dua pemilik toko yang hendak menutup usaha mereka sekitar pukul 22.00 WIB.

Kasat Reskrim Polresta Bukittinggi, AKP Wiko Satria Afdal mengatakan, para pelaku datang menggunakan dua kendaraan. Satu orang mengendarai sepeda motor, sementara tiga orang lainnya berada di dalam mobil. Mereka langsung mengancam korban dan melepaskan tembakan ke arah kaki.

“Kejadian pada Senin malam sekitar pukul 22.00 WIB bermula ketika pemilik toko hendak menutup tokonya. Secara tiba-tiba empat orang pria yang tidak dikenal datang dengan menggunakan dua unit kendaraan,” kata Wiko, Selasa (20/10/2026).

Tembakan itu mengenai kaki korban berinisial A (31 tahun). Korban tidak tinggal diam. Ia berupaya membela diri dan menyelamatkan uang senilai Rp90 juta yang saat itu dibawanya. Perlawanan korban membuat para pelaku gagal membawa kabur uang tersebut.

“Korban berupaya membela diri serta menyelamatkan diri dari ancaman pelaku yang memakai senjata api,” ujar Wiko.

Suara tembakan dan keributan malam itu cepat menarik perhatian warga sekitar. Dalam situasi panik, tiga pelaku berhasil melarikan diri. Satu orang tertinggal dan langsung menjadi sasaran amukan massa sebelum akhirnya diamankan petugas.

Akibat kejadian itu, korban mengalami luka tembak pada kaki serta luka di beberapa bagian tubuh. Ia masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit, tetapi kondisinya berangsur membaik dan sudah dapat berinteraksi.

Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Bukittinggi yang menerima laporan langsung bergerak ke lokasi. Polisi mengamankan satu terduga pelaku dan memastikan kasus ini ditangani sesuai prosedur hukum.

Pihak kepolisian juga telah memeriksa rekaman kamera pengawas (CCTV) yang merekam aksi tersebut dan sempat beredar viral di media sosial setempat.

“Kami saat ini masih terus melakukan pengembangan, pendalaman, serta penyelidikan lebih lanjut terkait tiga orang tersangka lainnya yang diduga terlibat,” ujar Wiko.

Ia memastikan tiga pelaku yang masih buron sedang dalam pengejaran. Ia juga mengingatkan kepada pelaku usaha agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat membawa uang tunai dalam jumlah besar pada malam hari.

“Kami mengimbau masyarakat, khususnya pemilik toko dan pelaku usaha, agar selalu waspada serta memperhatikan keamanan lingkungan. Jangan lengah ketika beraktivitas, terutama saat membawa atau menyimpan uang tunai dalam jumlah besar,” kata Wiko. (edt/*)

Servis Kursi dan Sofa di Kota Padang - Pasang Iklan dan Artikel di SUMBARPRO media online portal berita dan informasi terkini hubungi WhatsApp 081275690690