PADANG, Sumbarpro — Pemerintah Kota Padang menegaskan komitmennya untuk berjalan berdampingan bersama para ulama dalam mendukung penataan moralitas serta keimanan masyarakat melalui berbagai Program Unggulan daerah.
Langkah tersebut disinergikan lewat perumusan program kerja dan pemilihan kepengurusan baru dalam Musyawarah Daerah XI Majelis Ulama Indonesia Kota Padang.
Komitmen tersebut mengemuka saat Wali Kota Padang Fadly Amran secara resmi membuka perhelatan Musda XI MUI Kota Padang di Aula Abu Bakar Ja’ar, Balai Kota Padang, Aie Pacah, Minggu (8/11/2026).
Kegiatan tersebut diikuti jajaran pengurus organisasi Islam, pimpinan pondok pesantren, unsur Forkopimda, para camat, serta perwakilan instansi terkait.
Wali Kota Padang, Fadly Amran menyampaikan bahwa penataan daerah tidak sebatas berorientasi pada infrastruktur fisik dan pertumbuhan ekonomi semata, melainkan harus ditopang oleh penguatan spiritualitas warga.
Komitmen tersebut telah dituangkan ke dalam sejumlah Progul daerah seperti Sinergi Nagari, Padang Juara, serta Smart Surau.
“Kami berharap pengurus MUI Kota Padang dan seluruh pihak terkait dapat memberikan masukan serta terlibat aktif dalam memperkuat pelaksanaan berbagai program tersebut, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat,” kata Fadly Amran.
Ia menambahkan, pemerintah daerah siap memperkuat hubungan yang telah terjalin demi kemaslahatan umat.
Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Dakwah dan Infokom MUI Sumatera Barat, Ahmad Kosasih mengimbau seluruh peserta agar menjalankan musyawarah dengan memegang teguh aturan tata kelola organisasi serta etika Islam demi melahirkan sosok pemimpin yang peduli pada umat.
Ketua MUI Kota Padang, Syafruddin menjelaskan bahwa Musda XI tidak hanya mengevaluasi laporan pertanggungjawaban kepengurusan lama, melainkan juga merumuskan arah program lima tahun ke depan serta memilih pengurus periode 2026–2031.
Ia mengapresiasi dukungan Pemko Padang yang rutin menyalurkan hibah untuk menunjang operasional organisasi. (ak/*)
