Melalui postur anggaran tersebut, pemerintah menargetkan tingkat kemiskinan turun menjadi 4,64 persen dan tingkat pengangguran terbuka turun ke angka 5,23 persen.
Indeks Pembangunan Manusia juga diproyeksikan naik menjadi 78,04 melalui tema akselerasi transformasi ekonomi, inklusi sosial, dan ketahanan pangan.
Delapan sektor prioritas telah disiapkan untuk mencapai target tersebut, mulai dari pemerataan pendidikan, penguatan lumbung pangan, hingga pengembangan nagari sebagai basis kemajuan.
Penguatan infrastruktur tangguh bencana, pemberdayaan UMKM, hingga pembenahan tata kelola pemerintahan juga masuk dalam fokus utama pemerintah.
Optimisme pemerintah bukannya tanpa dasar. Perekonomian Sumbar pada triwulan pertama tahun ini tercatat tumbuh 5,02 persen, melonjak signifikan dari triwulan sebelumnya yang hanya 1,89 persen pascabencana alam.

Sektor perdagangan, akomodasi, hingga investasi mulai menunjukkan geliat pemulihan yang menjadi modal penting untuk mempertahankan target pertumbuhan tahun ini sebesar 5,70 persen. Pemulihan ini didukung oleh penguatan stimulus fiskal dan percepatan proyek utama daerah.
Di sisi lain, rapat paripurna yang sama juga menyepakati perubahan anggaran tahun 2026 dengan target pendapatan mencapai Rp6,61 triliun.
Angka ini naik Rp315,84 miliar atau 5,02 persen dari target awal sebesar Rp6,29 triliun seiring adanya penyesuaian transfer ke daerah dan kebutuhan penanganan dampak bencana.
Belanja daerah pada perubahan anggaran ini juga ikut membengkak menjadi Rp6,97 triliun atau naik Rp570,01 miliar dari alokasi awal.
Kenaikan ini turut dipengaruhi oleh Sisa Lebih Perhitungan Anggaran tahun 2025 sebesar Rp284,67 miliar, di mana terdapat dana earmark Transfer ke Daerah sebesar Rp155,66 miliar yang wajib dianggarkan kembali.
Selanjutnya, pemerintah daerah akan menyusun rancangan peraturan daerah tentang perubahan anggaran tahun ini dan anggaran tahun depan untuk dibahas lebih lanjut bersama dewan.
Kemitraan yang solid antara eksekutif dan legislatif diharapkan mampu menghasilkan kebijakan yang tepat sasaran dan bermanfaat langsung bagi masyarakat. (ak/*)



