PADANG, Sumbarpro — Setelah tiga hari pencarian intensif, tim SAR gabungan akhirnya menemukan Josua Perkasa (15), pelajar yang dilaporkan hanyut terseret arus Sungai Batang Arau, Kecamatan Padang Selatan.
Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di perairan dekat Pulau Sinyaru, Minggu (16/8/2026) pagi.
Dantim Lapangan Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Padang, Riko Pradinata, mengonfirmasi bahwa jasad korban ditemukan sekitar pukul 08.05 WIB pada hari ketiga operasi pencarian.
“Korban ditemukan di perairan dekat Pulau Sinyaru. Setelah dievakuasi ke posko, jenazah langsung dibawa menggunakan ambulans menuju RSUP M Djamil Padang sebelum diserahkan ke rumah duka,” terang Riko.
Riko menjelaskan, pencarian hari ketiga telah dimulai sejak pukul 06.45 WIB dengan memperluas area dan membagi tim menjadi tiga Search and Rescue Unit (SRU).

SRU 1 melakukan penyisiran menggunakan perahu karet (LCR) dari lokasi awal kejadian sejauh 1 kilometer.
SRU 2 menyisir menggunakan LCR dengan radius hingga 5 mil laut (NM) ke arah perairan laut Padang.
SRU 3 mengerahkan perahu rigit (RIB 02) untuk menyisir perairan laut dengan radius hingga 15 NM.
Dengan ditemukannya jasad Josua, seluruh rangkaian operasi SAR resmi ditutup setelah dilakukan debriefing bersama unsur terkait pada pukul 08.30 WIB.
Insiden naas ini sebelumnya terjadi pada Jumat (14/8/2026) sore sekitar pukul 17.30 WIB, ketika korban bersama tiga rekannya berenang seusai pulang sekolah.
Saat arus sungai mendadak deras, warga berhasil menyelamatkan tiga remaja lainnya, yakni Orlen Ananta Purnama Gulo (12), Rivaldo Laia (13), dan Mai Putra Jaya Zega (13).
Malang bagi Josua, ia terseret arus deras hingga akhirnya ditemukan dua hari kemudian. (ak/rel/*)



