Sumbarpro – Klub yang dimiliki pengusaha asal Indonesia, Grup Djarum, kembali mencuri perhatian dunia.
Como 1907 berpesta gol saat membantai tuan rumah Lens dengan skor telak 9-1 di Stade Bollaert-Delelis, Kamis dini hari (5/11/2026).
Kemenangan ini bukan sekadar tiga poin. Ini adalah pernyataan tegas bahwa klub yang baru debut di Liga Champions musim ini serius ingin bersaing di level tertinggi Eropa.
Como 1907 dimiliki oleh Robert Budi Hartono dan mendiang Michael Bambang Hartono melalui SENT Entertainment Ltd., perusahaan yang berafiliasi dengan Djarum Group.
Sejak mengakuisisi klub pada April 2019 silam, Grup Djarum melalui SENT Entertainment langsung melakukan transformasi besar-besaran.
Klub yang saat itu masih berkubang di Serie D kini telah berhasil menembus pentas Liga Champions dan tampil mengesankan.
Jalannya Pertandingan
Sejak peluit kick-off dibunyikan, Como langsung mengambil inisiatif menyerang. Pasukan Cesc Fabregas tidak memberi ruang bagi tuan rumah untuk bernapas.
Anastasios Douvikas membuka pesta gol Como pada menit ke-7. Penyerang asal Yunani itu membelokkan sundulan Maximo Perrone yang mengarah ke tiang jauh.
Como terus mendominasi. Douvikas mencetak gol keduanya pada menit ke-32 setelah menyelesaikan serangan balik cepat.
Keunggulan Como bertambah menjadi 3-0 pada menit ke-40 melalui aksi Nico Paz yang memaksimalkan assist dari Douvikas.
Memasuki babak kedua, Como tidak mengendurkan tekanan. Lucas Da Cunha mencetak gol keempat pada menit ke-47 setelah melakukan kombinasi umpan satu-dua dengan Nico Paz.
Enam menit berselang, bek Marc-Oliver Kempf mencatatkan namanya di papan skor melalui sundulan memanfaatkan situasi sepak pojok.
Douvikas melengkapi hattrick-nya pada menit ke-57. Ia memanfaatkan umpan matang dari Nico Paz untuk mencetak gol keenam Como.
Pesta gol Como berlanjut melalui pemain pengganti Mattia Liberali pada menit ke-62, hanya satu menit setelah ia masuk ke lapangan.
Lens akhirnya berhasil mencetak gol hiburan pada menit ke-65 melalui sepakan voli Ruben Aguilar.
Namun, gol tersebut tidak menghentikan dominasi Como. Martin Baturina kembali memperlebar keunggulan pada menit ke-69.
Gol kesembilan Como tercipta di masa injury time melalui Matteo Papaccioli yang menjalani debutnya.
Kemenangan 9-1 ini menyamai rekor kemenangan terbesar dalam sejarah Liga Champions. Sebelumnya, rekor tersebut dipegang oleh Liverpool dan Real Madrid yang masing-masing menang 8-0 atas Besiktas dan Malmo.
Kemenangan ini juga menjadi kemenangan terbesar klub Italia di kompetisi Eropa.
Kemenangan ini membawa Como menembus posisi keempat klasemen sementara fase liga dengan koleksi sembilan poin. Como hanya kalah selisih gol dari Paris Saint-Germain (PSG) yang berada di puncak.
Pelatih Cesc Fabregas pun bisa tersenyum lebar. Ia bahkan sempat mengistirahatkan beberapa pemain andalannya menjelang laga besar melawan Inter Milan di Serie A akhir pekan nanti.
Hasil Lengkap Pertandingan
Lens vs Como (1-9)
- · R. Aguilar 65′ (Lens)
· A. Douvikas 7′, 32′, 57′, N. Paz 40′, L. Da Cunha 47′, M. Kempf 53′, M. Liberali 62′, M. Baturina 69′, M. Papaccioli 90+1′ (Como)
(ak/*)
