PADANG, Sumbarpro — Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah menegaskan bahwa menjadi anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) bukan sekadar menjalankan tugas pada upacara kenegaraan.
Lebih dari itu, peran ini merupakan bagian dari proses pembentukan karakter generasi muda agar berdisiplin, bertanggung jawab, berintegritas, serta memiliki semangat kebangsaan yang tinggi.
Pernyataan tersebut disampaikan Mahyeldi saat memimpin Upacara Pengukuhan Paskibraka Tingkat Provinsi Sumbar Tahun 2026 di Istana Gubernuran, Sabtu (15/8/2026).
Sebanyak 54 anggota Paskibraka resmi dikukuhkan. Mereka merupakan putra-putri terbaik hasil seleksi dari kabupaten dan kota se-Sumbar yang siap mengemban tugas mengibarkan Sang Saka Merah Putih pada Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Istana Gubernuran pada 17 Agustus mendatang.
“Ananda semua adalah putra-putri terbaik Sumatera Barat yang mendapatkan kepercayaan untuk mengemban tugas mulia. Laksanakan amanah ini dengan penuh tanggung jawab, disiplin, dan keikhlasan. InsyaAllah Ananda bisa,” ujar Mahyeldi membakar semangat para anggota Paskibraka.

Gubernur menjelaskan bahwa gemblengan selama proses seleksi hingga pemusatan pelatihan telah membentuk jiwa kepemimpinan, kekompakan, dan kebersamaan.
Ia berharap nilai-nilai positif tersebut tidak padam seusai tugas pengibaran bendera, melainkan terus diterapkan hingga menjadi teladan di sekolah, keluarga, maupun lingkungan masyarakat.
“Jaga nama baik diri sendiri, keluarga, sekolah, dan daerah. Jadilah generasi yang memiliki integritas, berkarakter, berprestasi, serta memiliki kepedulian terhadap bangsa dan negara,” tegasnya.
Tak lupa, Gubernur menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada jajaran pelatih, pembina, serta panitia yang telah bekerja keras mempersiapkan para anggota Paskibraka.
Keberhasilan pengibaran bendera nantinya, tegas Mahyeldi, adalah hasil kolaborasi dan kerja keras bersama. (ak/*)



