Sumbarpro – Presiden Prabowo Subianto akan menaikkan gaji ASN dan pejabat tahun ini. Keputusan tersebut terungkap dalam salah satu perubahan 8 Program Hasil Terbaik Cepat dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2025.
Perubahan ini dituangkan dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 79 Tahun 2025 tentang Pemutakhiran Rencana Kerja Pemerintah Tahun 2025. Dalam beleid tersebut, salah satu poin utama yang mengalami perubahan adalah perluasan program kenaikan gaji.
“Keenam, menaikkan gaji ASN (terutama guru, dosen, tenaga kesehatan dan penyuluh), TNI/Polri dan pejabat negara,” bunyi poin dalam beleid tersebut dikutip, Kamis (18/9).
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto tidak menyinggung kenaikan gaji aparatur sipil negara (ASN) dalam pidato Pengantar Rancangan Undang-Undang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RUU APBN) Tahun Anggaran 2026 beserta Nota Keuangannya.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi mengatakan, jika kepala negara tidak menyinggung kenaikan gaji PNS 2026 berarti kemungkinan memang tidak akan dilakukan pada tahun depan. Rupanya, Presiden Prabowo menyiapkan kenaikan gaji ASN, TNI/Polri hingga pejabat negara pada tahun ini.
Berikut daftar 8 Program Hasil Terbaik Cepat Prabowo di 2025 versi terbaru (Perpres 79/2025):
Kenaikan Gaji ASN dan TNI/Polri
Ini adalah program yang paling dinantikan. Mulai guru, dosen, tenaga kesehatan, penyuluh, hingga TNI/Polri, semuanya mendapatkan penyesuaian gaji. Pemerintah menegaskan bahwa kenaikan ini sesuai kemampuan APBN 2025 dan menjadi bagian strategi meningkatkan motivasi pegawai negara.
Makan Bergizi dan Susu Gratis
Mulai dari sekolah hingga pesantren, anak-anak Indonesia akan mendapatkan makan siang bergizi dan susu gratis. Bantuan gizi juga menyasar balita dan ibu hamil, untuk menekan angka stunting dan membangun generasi sehat sejak dini.
Layanan Kesehatan Gratis
Rumah sakit lengkap di setiap kabupaten, pemeriksaan kesehatan gratis, dan penuntasan kasus TBC menjadi prioritas pemerintah. Langkah ini memastikan seluruh masyarakat mendapatkan layanan kesehatan yang merata.
Lumbung Pangan Nasional
Untuk menjaga ketahanan pangan, pemerintah membangun lumbung pangan nasional yang terintegrasi, memastikan stok pangan aman dan harga stabil.
Pendidikan Gratis dan Berkualitas
Seluruh anak Indonesia kini memiliki akses pendidikan gratis, berkualitas, dan merata, tanpa terkendala lokasi maupun latar belakang ekonomi.
Reformasi Birokrasi
Birokrasi dibuat lebih cepat, transparan, dan efisien. Dengan reformasi ini, pelayanan publik menjadi profesional dan masyarakat dapat merasakan manfaat nyata.
Pembangunan Infrastruktur
Proyek infrastruktur dilanjutkan untuk memperkuat konektivitas antarwilayah, memudahkan pergerakan, dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
Optimalisasi Penerimaan Negara
Melalui pembentukan Badan Penerimaan Negara, rasio penerimaan negara terhadap PDB ditargetkan mencapai sekitar 23%, mendukung program-program prioritas pemerintah. (edt/*)

















