PADANG – Sempat terjadi drama menjelang pembukaan Porprov XVI Sumatera Barat 2026. Rombongan atlet yang akan bertanding di Kabupaten Kepulauan Mentawai tertahan di Pelabuhan Teluk Bayur, Padang, Kamis (1/10/2026).
Para atlet dari beberapa cabor yang akan berlaga di Mentawai — seperti Selancar Ombak, Kabaddi, Mix Martial Art (MMA), Judo dan Cricket tertahan akibat kendala teknis keberangkatan kapal KM Sabuk Nusantara.
Situasi yang sempat membuat panik kontingen tersebut akhirnya mendapat solusi terbaik setelah Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy, turun tangan langsung.
Informasi di lapangan, Wagub Vasko langsung menggelar rapat darurat di lokasi dengan memanggil Kadis Perhubungan Sumbar, Kadispora Sumbar, dan sejumlah pihak terkait, termasuk pengelola pelabuhan dan operator kapal.
“Atlet adalah prioritas. Porprov tidak boleh terhambat masalah transportasi. Kita cari solusi malam ini juga harus berangkat,” ujar Dian MarvianTH Hamid Ketua Bidang Transportasi PB Porprov 2026
Pria yang biasa dipanggil babang Hamid menyebut, hasil rapat darurat tersebut membuahkan keputusan cepat dan konkret. Seluruh atlet yang tertahan akan diberangkatkan menggunakan Kapal Laut KM Gambolo malam ini, Kamis 1 Oktober 2026, melalui Pelabuhan Samudera Bungus Teluk Kabung.
Keputusan ini disambut lega oleh para atlet dan ofisial. Pelabuhan Samudera Bungus dinilai lebih siap untuk keberangkatan malam dan KM Gambolo memiliki kapasitas dan kelayakan untuk pelayaran Padang – Mentawai.

“Alhamdulillah, terima kasih Pak Wagub Vasko. Awalnya kami cemas karena jadwal pertandingan di Mentawai sudah dekat, 3 Oktober sudah mulai tanding Selancar dan Kabaddi. Sekarang kami bisa berangkat malam ini,” ujar Liswendi dari Pengurus Kabaddi Sumbar
KM Gambolo dijadwalkan lepas jangkar dari Pelabuhan Samudera Bungus malam ini dan akan tiba di Mentawai Jumat pagi.(*/Naldi)
