Gunakan Sistem QR, Antrean Truk Solar di Bandar Buat Dipindah ke Koto Lalang

Ahmad Kharisma
A+A-
Reset
Wali Kota Padang Fadly Amran (tengah) berbincang dengan sejumlah pejabat saat meninjau penataan antrean truk solar di Koto Lalang, Sabtu (10/10/2026).

PADANG, Sumbarpro – Pemerintah Kota Padang memindahkan antrean kendaraan angkutan barang yang mengisi solar dari bahu jalan SPBU Bandar Buat ke Tempat Khusus Parkir di Terminal Koto Lalang.

Langkah ini diambil agar kemacetan di Jalan Raya Padang-Solok berkurang dan risiko kecelakaan akibat truk mengantre di pinggir jalan bisa ditekan. Penataan itu juga mencegah gangguan terhadap aktivitas ekonomi warga sekitar.

Wali Kota Padang Fadly Amran meninjau lokasi tersebut bersama jajaran instansi terkait, Sabtu (10/10/2026). Turut hadir Kepala Dinas Perhubungan Yudi Indra Sani, Camat Lubuk Kilangan Nurul Widya Siska Usman, dan Kepala Cabang Bank Nagari Pasar Raya Padang Hendri Gozari.

Wako Fadly Amran mengatakan antrean kini memakai kode QR dari Bank Nagari. Kode itu hanya berlaku satu kali per 24 jam, sehingga praktik pelangsir BBM bisa dicegah.

“Kode QR ini memastikan satu kendaraan hanya bisa mengisi sekali dalam sehari,” kata Fadly.

Menurutnya, Terminal Koto Lalang disiapkan sebagai lokasi parkir khusus dan tempat tunggu sementara kendaraan berat. Area terminal diminta ditata lebih nyaman bagi sopir, termasuk dengan menghadirkan sentra kuliner UMKM lokal.

Penertiban dan penataan ini dilakukan Dinas Perhubungan bersama Bank Nagari, TNI-Polri, Hiswana Migas, dan Pertamina.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Padang Yudi Indra Sani menerangkan, Terminal Koto Lalang memiliki kapasitas statis 80 kendaraan. Dengan sistem antrean bergilir, terminal itu mampu melayani hingga 200 truk per hari.

Pasang iklan anda di space ini, hubungi sumbarpro media online portal berita dan informasi terkini di whatsapp 081275690690

“Kapasitas statisnya 80 kendaraan, tapi per hari bisa melayani sampai 200 truk,” ujar Yudi.

Di sisi lain, dalah seorang sopir truk angkutan pupuk subsidi, Herman, menyambut baik area parkir resmi yang aman dan nyaman.

Menurutnya, lokasi itu membantu sopir tanpa memicu konflik dengan masyarakat sekitar. Ia berharap antrean tertib berbasis digital ini dipertahankan dan diterapkan di SPBU lain di Kota Padang. (ak/*)

Servis Kursi dan Sofa di Kota Padang - Pasang Iklan dan Artikel di SUMBARPRO media online portal berita dan informasi terkini hubungi WhatsApp 081275690690