JAKARTA, Sumbarpro – Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto belum genap sehari menjabat sebagai Kapolri, tetapi ia sudah mengambil langkah besar.
Pada Jumat, 2 Oktober 2026, ia menandatangani Surat Telegram Nomor ST/2205/X/KEP./2026 yang merotasi 88 perwira tinggi dan perwira menengah Polri.
Dari jumlah itu, 19 kapolda di seluruh Indonesia berganti, termasuk enam di antaranya yang bertugas di Pulau Sumatera.
Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir menegaskan bahwa mutasi ini merupakan bagian dari dinamika organisasi.
Ia menyebut rotasi dilakukan sesuai kebutuhan organisasi sekaligus sebagai bagian dari pembinaan karier dan penyegaran dalam pelaksanaan tugas kepolisian.
“Setiap personel yang mendapat amanah jabatan baru tentu diharapkan dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya, melanjutkan tugas yang sudah berjalan dan memberikan pelayanan kepolisian yang optimal kepada masyarakat,” ujar Johnny.
Berikut daftar lengkap kapolda di Sumatera yang dimutasi dalam rotasi pertama era Kapolri Suyudi Ario Seto.
Sumatera Utara: Whisnu Hermawan Diganti Sonny Irawan

Posisi Kapolda Sumatera Utara beralih dari Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto kepada Brigjen Pol. Sonny Irawan. Whisnu dimutasi ke jabatan Wakil Inspektur Pengawasan Umum atau Wairwasum Polri.
Sonny bukan sosok baru di Polda Sumut. Ia pernah menjabat sebagai Wakapolda Sumut sejak Desember 2025 hingga Juli 2026, menggantikan Brigjen Ronny Samtana Tarigan yang dipromosikan menjadi Wakapolda Sumsel.
Sebelum kembali ke Sumut, Sonny bertugas sebagai Kepala Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah atau Kasespimmen Sespim Lemdiklat Polri. Ia merupakan alumni Akpol 1997 dan pernah menjabat Dirlantas Polda Kalimantan Timur serta Dirlantas Polda Jawa Tengah.
Sumatera Barat: Djati Wiyoto Hanya Tiga Bulan Menjabat
Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy harus mengakhiri masa jabatannya sebagai Kapolda Sumatera Barat lebih cepat. Ia baru dilantik pada awal Juli 2026, tetapi tiga bulan kemudian sudah digantikan oleh Irjen Pol. Jawari.
Djati dimutasi ke Baintelkam Polri dengan penugasan pada Badan Reforma Agraria Nasional atau BRAN.
Jawari sebelumnya menjabat sebagai Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia atau As SDM Kapolri sejak September 2026.
Pria kelahiran Juni 1969 ini merupakan lulusan Akpol 1990 dan dikenal memiliki spesialisasi panjang di bidang SDM Polri.
Ia pernah menjabat Wakapolda Sumatera Utara pada 2022 hingga 2023, Karodalpers SSDM Polri, serta sejumlah posisi strategis di bidang personel.
Riau: Herry Heryawan Naik ke Kabaharkam
Kapolda Riau Irjen Pol. Herry Heryawan mendapat promosi menjadi Kepala Badan Pemelihara Keamanan atau Kabaharkam Polri.
Posisinya digantikan oleh Irjen Pol. Arman Achdiat, yang sebelumnya tercatat sebagai Pati Baintelkam Polri dengan penugasan di Badan Intelijen Negara.
Herry memimpin Polda Riau sejak Maret 2025, menggantikan Irjen Pol. Mohammad Iqbal. Selama sekitar satu setengah tahun menjabat, salah satu pendekatan yang menonjol adalah Green Policing, yakni konsep kepolisian yang menempatkan persoalan lingkungan sebagai bagian dari perhatian kepolisian di Riau.
Jambi: Krisno Siregar ke Bareskrim, Widodo Masuk
Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno Halomoan Siregar dimutasi sebagai Pati Bareskrim Polri. Jabatan Kapolda Jambi selanjutnya dipercayakan kepada Irjen Pol. Widodo, yang sebelumnya menjabat Kapolda Gorontalo.
Sumatera Selatan: Rony Samtana Promosi dari Wakapolda
Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol. Sandi Nugroho dimutasi sebagai Pati Bareskrim Polri dalam rangka penugasan luar struktur.
Posisinya digantikan oleh Brigjen Pol. Rony Samtana Tarigan, yang sebelumnya menjabat Wakapolda Sumsel.
Rony merupakan alumni Akpol 1996 dan pernah menjadi penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK.
Ia juga sempat menjabat Kasubdit V Dittipidter Bareskrim Polri pada 2021 serta Wadirtipidter Bareskrim Polri hingga 2023.
Kepulauan Riau: Asep Safrudin Naik Jadi Kabareskrim
Kapolda Kepulauan Riau Irjen Pol. Asep Safrudin mendapat promosi besar menjadi Kepala Badan Reserse Kriminal atau Kabareskrim Polri.
Posisi Kapolda Kepri akan diisi oleh Irjen Pol. Suhendri, yang sebelumnya menjabat Teknisi Jibom Utama Tingkat I Korbrimob Polri.
Rotasi besar-besaran ini menjadi penanda awal kepemimpinan Suyudi Ario Seto. Sehari setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto pada 2 Oktober 2026, ia langsung menggerakkan sejumlah posisi strategis di Mabes Polri dan kewilayahan.
Langkah cepat ini menunjukkan bahwa Kapolri baru ingin memastikan organisasi berjalan sesuai prioritasnya sejak hari pertama.
Bagi wilayah Sumatera, enam pergantian kapolda dalam satu surat telegram tentu membawa implikasi tersendiri.
Setiap kapolda baru membawa pengalaman dan latar belakang yang berbeda. Sonny Irawan sudah mengenal Sumut dari dalam. Jawari membawa keahlian SDM ke Sumatera Barat.
Sementara Arman Achdiat masuk ke Riau dengan latar intelijen. Widodo datang ke Jambi setelah memimpin Gorontalo.
Lalu, Rony Samtana naik dari Wakapolda Sumsel. Suhendri tiba di Kepri dari Korbrimob.
Serah terima jabatan dijadwalkan berlangsung di Markas Besar Polri di Jakarta, setelah itu para kapolda baru akan mengambil komando di daerah masing-masing.
Masyarakat Sumatera kini menanti bagaimana para pemimpin baru ini menjalankan tugas, terutama dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan pelayanan publik di tengah tantangan wilayah yang beragam. (ak/*)
