PADANG, Sumbarpro – Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026 memasuki hari kesepuluh, Minggu 11 Oktober 2026.
Pesta olahraga terbesar di Ranah Minang itu masih menyisakan pertarungan sengit di papan atas klasemen perolehan medali.
Data terbaru yang dihimpun panitia besar hingga Minggu pagi (11/10/2026) menunjukkan Kota Padang masih kokoh di puncak dengan koleksi 116 emas, 78 perak, dan 88 perunggu, atau total 282 medali.
Kota Padang Masih Terlalu Kuat
Kota Padang tampil dominan sejak hari pertama. Hingga data terakhir, mereka mengoleksi 116 medali emas. Jumlah itu terpaut jauh dari pesaing terdekatnya.
Dominasi Kota Padang terlihat dari sejumlah cabang olahraga. Cabang gulat misalnya, Kota Padang keluar sebagai juara umum dengan 16 medali emas, 8 perak, dan 3 perunggu.
Cabang kabaddi juga menyumbang 8 emas dan 2 perak untuk Kota Padang.
Belum lagi cabang taekwondo yang menyumbang 9 emas, serta bola tangan yang menyapu bersih dua emas putra dan putri.

Kota Solok dan Padang Pariaman Mengejar di Belakang
Kota Solok berada di peringkat kedua dengan 60 emas, 43 perak, dan 47 perunggu, total 150 medali. Jarak dengan Kota Padang memang masih 56 emas.
Tapi Kota Solok terus mengumpulkan medali dari berbagai cabang.
Kabupaten Padang Pariaman menyusul di posisi ketiga dengan 47 emas, 52 perak, dan 48 perunggu, total 147 medali.
Persaingan antara Kota Solok dan Padang Pariaman bakal jadi salah satu sorotan di sisa hari Porprov.
Kabupaten Sijunjung dan Kota Bukittinggi Bersaing Ketat
Di posisi keempat, Kabupaten Sijunjung mengoleksi 35 emas, 26 perak, dan 29 perunggu, total 90 medali.
Sementara Kota Bukittinggi yang sempat disebut sebagai pesaing berat kini berada di posisi kelima dengan 32 emas, 31 perak, dan 23 perunggu, total 86 medali.
Meski begitu, Bukittinggi punya catatan menarik. Hingga Sabtu malam (10/10/2026), mereka sudah mengumpulkan 119 medali, terdiri atas 47 emas, 33 perak, dan 39 perunggu.
Perbedaan data ini bisa terjadi karena metode pembaruan klasemen yang berbeda antara panitia dan media. Yang jelas, persaingan di posisi lima besar masih sangat terbuka.
Agam dan Mentawai Masih di Dasar Klasemen
Di bagian bawah klasemen, Kabupaten Agam berada di posisi ke-19 dengan 4 emas, 5 perak, dan 25 perunggu. Kabupaten Kepulauan Mentawai di posisi ke-12 dengan 11 emas, 13 perak, dan 25 perunggu.
Sementara Kabupaten Solok Selatan di posisi ke-18 dengan 5 emas, 7 perak, dan 12 perunggu. Meski berada di bawah, sejumlah daerah tetap mencatatkan prestasi di cabang olahraga tertentu.
Cabang Olahraga yang Sudah Tuntas
Sejumlah cabang olahraga sudah menyelesaikan seluruh pertandingan.
Cabang gulat tuntas 7 Oktober 2026 di G-Sport Center, Gunung Pangilun, Kota Padang.
Taekwondo selesai 5 Oktober 2026 di GOR Alimin Sinapa, Kota Solok. Bola tangan tuntas 6 Oktober 2026. Balap motor tuntas 8 Oktober 2026. Kabaddi tuntas 8 Oktober 2026 di Kawasan Wisata Mapaddegat, Kabupaten Kepulauan Mentawai. Sambo juga sudah tuntas.
Sementara cabang lain seperti atletik, renang, dan sejumlah cabang lainnya masih berlangsung hingga 14 Oktober 2026.
Kota Padang masih terlalu kuat. Tapi bukan berarti peta kekuatan tidak bisa berubah. Sejumlah cabang olahraga yang belum tuntas masih menyimpan banyak medali emas.
Kota Solok dan Padang Pariaman masih punya peluang menambah emas. Sementara Kabupaten Agam masih berusaha keluar dari dasar klasemen.
Porprov XVI Sumbar 2026 masih menyisakan beberapa hari. Perebutan medali masih terbuka. Namun, posisi Kota Padang tampaknya sulit digoyahkan.
Klasemen lengkap Porprov XVI Sumbar 2026 per Minggu, 11 Oktober 2026
