Beranda / Kabar Sumbar / Kementerian PKP dan Buddha Tzu Chi Bangun Hunian Tetap Untuk Korban Banjir di Padang

Kementerian PKP dan Buddha Tzu Chi Bangun Hunian Tetap Untuk Korban Banjir di Padang

Redaksi
A+A-
Reset
9 Bulan di Huntara, 324 Rumah Permanen Disiapkan untuk Korban Banjir Padang

PADANG, Sumbarpro — Pemerintah Kota Padang menyiapkan pembangunan 324 unit hunian tetap (Huntap) bagi warga terdampak banjir bandang November 2025 yang hingga kini masih menempati hunian sementara (Huntara).

Huntap tersebut akan dibangun di kawasan Sungkai, Kecamatan Pauh, dan Bumi Perkemahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah.

Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir meninjau kedua lokasi tersebut pada Selasa (11/8/2026) untuk melihat perkembangan persiapan pembangunan Huntap.

Peninjauan dilakukan di kawasan Tanah Sungkai, Kelurahan Lambung Bukik, Kecamatan Pauh, serta kawasan Bumi Perkemahan, Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah.

Maigus mengatakan Pemko Padang terus menyiapkan lahan untuk pembangunan Huntap bagi masyarakat yang terdampak bencana.

Pasang iklan Anda di space ini, hubungi SUMBARPRO media online portal berita dan informasi terkini di WhatsApp 081275690690

Penyediaan lahan dilakukan melalui pemanfaatan aset pemerintah maupun pengadaan tanah menggunakan APBD Kota Padang.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Yayasan Buddha Tzu Chi yang telah membangun Huntap di kawasan Bumi Perkemahan Balai Gadang. Terima kasih juga kepada Kementerian PKP RI yang telah membangun Huntap di kawasan Sungkai,” ujar Maigus.

Ia berharap pembangunan Huntap berjalan sesuai rencana sehingga warga yang masih tinggal di Huntara dapat segera menempati hunian yang lebih layak, aman dan permanen.

183 Unit di Sungkai

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Kota Padang Tri Hadiyanto mengatakan, Pemko Padang telah menyelesaikan pengadaan lahan sekitar 4,6 hektare di kawasan Sungkai.

Di atas lahan tersebut akan dibangun 183 unit rumah oleh Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI. Pembangunan ditargetkan mulai September 2026.

“Huntap di Sungkai akan dibangun oleh Kementerian PKP lengkap dengan prasarana dan sarana pendukung, seperti listrik, jalan lingkungan, dan jaringan air minum. Pemko Padang menyiapkan sumber air minum,” kata Tri.

Huntap di kawasan Sungkai nantinya diperuntukkan bagi warga terdampak bencana di Kecamatan Pauh.

Sementara itu, pembangunan Huntap di kawasan Bumi Perkemahan Balai Gadang telah berjalan. Pada tahap pertama, tersedia lahan sekitar 2,8 hektare yang diproyeksikan untuk pembangunan 141 unit rumah.

Menurut Tri, progres pembangunan 141 unit Huntap tersebut saat ini telah mendekati 50 persen.

Pemko Padang juga menyiapkan prasarana dan sarana utilitas (PSU) di kawasan tersebut, seperti jalan lingkungan, irigasi dan fasilitas pendukung lainnya.

“PSU kita mulai minggu depan, karena Yayasan Buddha Tzu Chi fokus membangun rumah. Tahun ini kita menargetkan pembangunan 141 unit Huntap di Balai Gadang dan 183 unit di Sungkai,” ujarnya.

Selain lahan yang telah tersedia, Pemko Padang juga menyiapkan tambahan lahan untuk pembangunan Huntap di kawasan Bumi Perkemahan Balai Gadang.

“Kita juga sudah membeli lahan sekitar 1,2 hektar yang diperkirakan dapat menampung sekitar 85 unit rumah. Kemudian sekarang sedang proses tambahan pengadaan lahan lagi sekitar 2,2 hektar. Secara keseluruhan, kita menargetkan pembangunan sekitar 340 unit Huntap di kawasan Bumi Perkemahan ini,” kata Tri.

Dengan pembangunan Huntap tersebut, Pemko Padang berharap warga terdampak banjir bandang November 2025 yang masih bertahan di Huntara dapat segera mendapatkan tempat tinggal permanen.

Pembangunan juga diarahkan tidak hanya menyediakan rumah, tetapi dilengkapi infrastruktur dasar agar kawasan hunian baru dapat ditempati secara layak dan mendukung pemulihan kehidupan masyarakat pascabencana. (ak/*)

Pasang iklan Anda di space ini, hubungi SUMBARPRO media online portal berita dan informasi terkini di WhatsApp 081275690690
Focus Mode