PARIAMAN – Sebanyak 104 atlet dari 11 kontingen mengikuti cabang olahraga (cabor) sepatu roda Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026 yang resmi dibuka di Lintasan Sepatu Roda Karan Aur, Kota Pariaman, Sabtu (10/10/2026).
Perlombaan yang berlangsung pada 10–14 Oktober 2026 tersebut mempertandingkan 24 nomor. Ajang ini menjadi kesempatan bagi para atlet untuk menunjukkan kemampuan sekaligus memperebutkan medali dalam kompetisi olahraga tingkat provinsi.
Technical Delegate (TD) cabor sepatu roda, Dr. Alfroki Martha, mengatakan para atlet telah lama menantikan kembali pelaksanaan Porprov setelah delapan tahun tidak digelar. Ia berharap kompetisi ini melahirkan atlet-atlet potensial yang mampu melanjutkan prestasi ke tingkat nasional.
“Para atlet memang sudah merindukan pelaksanaan Porprov. Berharap akan lahir juara-juara potensial yang dipersiapkan ke jenjang berikutnya, termasuk PON NTT-NTB dan Jakarta 2028 mendatang,” ujar Alfroki Martha.
Ketua Umum KONI Sumatera Barat, Hamdanus, dalam sambutannya menegaskan bahwa pelaksanaan Porprov merupakan salah satu komitmen utama sejak dirinya mengikuti kontestasi kepemimpinan KONI Sumbar. Selain memastikan Porprov kembali terlaksana, KONI juga bertekad meningkatkan prestasi olahraga Sumatera Barat.
“Nomor satu Porprov harus segera terlaksana. Karena sudah delapan tahun tidak terlaksana. Artinya, tiga kali berturut-turut adik-adik kita tidak mendapatkan haknya,” kata Hamdanus.
Ia menekankan, Porprov bukan sekadar kompetisi antardaerah, melainkan bagian penting dari proses pembinaan atlet untuk menghadapi persaingan di tingkat nasional hingga internasional.

Hamdanus menjelaskan, atlet-atlet terbaik dari Porprov diharapkan dapat melanjutkan tahapan pembinaan dan seleksi menuju Pekan Olahraga Wilayah (Porwil), babak kualifikasi PON, hingga Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.
“Dari Porprov ini kita akan melahirkan adik-adik terbaik di setiap cabang olahraga, termasuk sepatu roda,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Pariaman, Mulyadi, yang membuka secara resmi cabor sepatu roda, menegaskan keseriusan pemerintah daerah dalam mendukung penyelenggaraan Porprov XVI Sumbar.
Ia berharap kepercayaan yang diberikan kepada Kota Pariaman sebagai tuan rumah dapat menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas fasilitas olahraga, termasuk lintasan sepatu roda di Karan Aur.
Mulyadi juga menyatakan kesiapan Kota Pariaman untuk menjadi tuan rumah kejuaraan nasional (kejurnas) sepatu roda apabila kembali mendapatkan kepercayaan pada masa mendatang.
Kepada para atlet, ia berpesan agar mengutamakan sportivitas dan menerima hasil pertandingan secara lapang dada. Medali harus diraih berdasarkan kemampuan dan hasil perlombaan, bukan karena keberpihakan.
“Dapat medali memang harus sesuai hasil, bukan dimenangkan,” demikian pesan Mulyadi kepada para atlet.
Pelaksanaan cabor sepatu roda Porprov XVI Sumbar diharapkan tidak hanya melahirkan juara-juara baru, tetapi juga memperkuat pembinaan atlet secara berkelanjutan sebagai bagian dari persiapan Sumatera Barat menghadapi PON 2028.(*)
