BMKG Peringatkan Ancaman Banjir Rob Terjang Pesisir Sumbar 24-27 Oktober, Warga Pesisir Padang hingga Pasaman Barat Diminta Siaga

Redaksi
A+A-
Reset
Ilustrasi banjir rob di kawasan pesisir.

PADANG, Sumbarpro – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi banjir pesisir atau rob di sejumlah wilayah Indonesia, termasuk Sumatera Barat.

Pesisir Sumbar diprediksi terdampak pada 24 hingga 27 Oktober 2026, bersamaan dengan fenomena fase Bulan Purnama dan Perigee.

“Potensi banjir rob dipicu oleh fenomena fase Bulan Purnama pada 26 Oktober 2026 dan fase Perigee pada 29 Oktober 2026 yang berpotensi meningkatkan ketinggian air laut maksimum,” tulis BMKG dalam keterangan resminya, Kamis (22/10/2026).

BMKG merinci sejumlah titik di Sumatera Barat yang berpotensi mengalami banjir rob. Wilayah tersebut meliputi pesisir Kota Padang, Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Pesisir Selatan, Kabupaten Agam, dan Pasaman Barat.

Selain itu, perairan Kepulauan Mentawai juga berpotensi terdampak pada periode yang sama, mencakup Pulau Pagai, Siberut, dan Sipora.

Banjir rob secara umum dapat mengganggu aktivitas masyarakat di sekitar pelabuhan dan kawasan pesisir.

Dampak yang mungkin timbul antara lain terganggunya kegiatan bongkar muat di pelabuhan, aktivitas di permukiman pesisir, serta kegiatan tambak garam dan perikanan darat.

BMKG mengimbau masyarakat pesisir untuk selalu waspada dan siaga guna mengantisipasi dampak dari pasang maksimum air laut serta memperhatikan pembaruan informasi cuaca maritim dari BMKG. (ak/*)

Servis Kursi dan Sofa di Kota Padang - Pasang Iklan dan Artikel di SUMBARPRO media online portal berita dan informasi terkini hubungi WhatsApp 081275690690