PADANG, Sumbarpro — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas II Minangkabau Padang Pariaman, mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang merata di berbagai daerah, Kamis (5/11/2026).
Kondisi atmosfer yang dinamis memicu pertumbuhan awan hujan secara masif sejak siang hingga malam hari.
Pagi Hari
Kondisi cerah berawan hingga berawan di sebagian besar kawasan mewarnai suasana pada pagi hari. Namun, potensi hujan ringan terpantau mulai menyelimuti wilayah Pasaman Barat dan Kepulauan Mentawai menjelang siang.
Siang Hari
Memasuki pukul 13.00 WIB, ancaman hujan disertai petir diprediksi menerjang sejumlah daerah meliputi Pasaman Barat, Pasaman, Agam, Solok, dan Kota Padang.
Sementara itu, hujan ringan hingga sedang mulai membasahi Limapuluh Kota, Payakumbuh, Bukittinggi, Padang Pariaman, Pariaman, Tanah Datar, Padang Panjang, Solok, Sijunjung, Sawahlunto, Pesisir Selatan, serta Mentawai.
Sore Hari
Intensitas cuaca buruk kembali meluas pada sore hari pukul 16.00 WIB. Potensi hujan petir berlanjut di Pasaman Barat, Pasaman, Agam, Padang Pariaman, Pesisir Selatan, dan Kepulauan Mentawai, sementara daerah lainnya diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga sedang.
Malam Hari
Menjelang malam hari pukul 19.00 WIB, hujan ringan merata di hampir seluruh kabupaten dan kota di Sumatera Barat. Memasuki pukul 22.00 WIB, sisa hujan ringan berangsur menyisakan wilayah Pasaman Barat, Pasaman, Agam, Solok, Pesisir Selatan, dan Mentawai.
Dinihari
Perubahan cuaca berlanjut hingga Jumat (6/11) dini hari pukul 01.00 WIB, di mana hujan ringan membasahi Pasaman Barat, Agam, Solok, Pesisir Selatan, dan Mentawai. Pada pukul 04.00 WIB hingga pagi hari, cuaca di daratan Sumbar berangsur stabil berawan, kecuali Kepulauan Mentawai yang masih menyisakan sisa hujan ringan.
Suhu udara berkisar antara 18 hingga 30 derajat Celsius dengan kelembapan udara mencapai 77 hingga 100 persen, serta kecepatan angin berembus antara 5 hingga 24 km/jam. (ak/*)
