PADANG, Sumbarpro — Ketua DPRD Sumatera Barat, Muhidi menegaskan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi prioritas utama pembangunan daerah ketimbang sekadar berfokus pada pembangunan fisik semata.
Hal tersebut disampaikannya menanggapi pertanyaan seorang pelajar SMA dalam Pelatihan Literasi Tingkat SMA di Hotel Pangeran City, Kota Padang, Selasa (3/11/2026).
Ia menjelaskan bahwa perhatian terhadap pembangunan manusia sangat erat kaitannya dengan persiapan momentum bonus demografi menuju satu abad kemerdekaan Indonesia pada 2045.
Dalam rentang waktu tersebut, keberadaan Generasi Z, milenial, dan generasi penerus mendominasi porsi penduduk sehingga kapasitas serta akses pendidikan mereka harus diasah sejak dini.
Meski menitikberatkan pada penguatan SDM, Muhidi menerangkan bahwa sektor ekonomi lain tetap berjalan secara seimbang, mulai dari penguatan penggerak ekonomi lokal, penyediaan sarana buku, hingga dukungan bagi usaha mikro, kecil, dan menengah.
“Fokus saya memang pada sumber daya manusia. Bukan berarti yang lain diabaikan. Pembangunan fisik tetap berjalan, penggerak ekonomi lokal dan UMKM juga harus bergerak. Tetapi, perhatian utama saya lebih kepada pembangunan manusianya,” ujar Muhidi.
Politisi Partai Keadilan Sejahtera tersebut mengingatkan bahwa dua dekade ke depan merupakan masa krusial bagi masa depan bangsa.
“Ini momentum penting. Dua puluh tahun ke depan sangat menentukan ketika Indonesia memasuki usia 100 tahun. Karena itu, generasi muda harus dipersiapkan dengan baik. Jangan sampai bonus demografi yang kita miliki tidak mampu dimanfaatkan karena kualitas sumber daya manusianya belum siap,” kata Muhidi di depan hampir 100 peserta pelatihan. (edt/*)
