PADANG PARIAMAN, Sumbarpro – Sebanyak 84 unit dari total 366 hunian masyarakat kurang mampu dalam program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Kabupaten Padang Pariaman rampung dikerjakan. Seluruh rumah tidak layak huni tersebut ditargetkan tuntas penuh sebelum akhir tahun ini.
Perkembangan pengerjaan fisik tersebut dipantau langsung Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis bersama tim Satuan Kerja Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Sumatera Barat, di lokasi penerima bantuan di Kecamatan Sintuk Toboh Gadang, Rabu (4/11/2026).
Bupati John Kenedy Azis menjelaskan, alokasi perbaikan rumah tahun ini merupakan wujud dukungan pemerintah pusat untuk meningkatkan kualitas hidup warga. Pihaknya mengajukan sekitar 2.000 unit hunian warga kurang mampu agar masuk daftar rehabilitasi, tetapi baru terealisasi 366 unit sesuai ketersediaan anggaran.
“Alhamdulillah, dari 366 unit rumah bantuan Kementerian PKP yang kita dapatkan, sebanyak 84 unit sudah selesai 100 persen. Sedangkan sisanya masih dalam tahap pengerjaan,” ujar John Kenedy Azis.
Ia menyampaikan apresiasi kepada Kementerian PKP dan berharap sisa usulan rumah warga yang belum terakomodasi dapat diprioritaskan pada tahun mendatang. Seluruh pengerjaan fisik unit yang tersisa juga terus dipacu agar rampung paling lambat akhir Desember.
Sementara itu, Kepala Satuan Kerja Kementerian PKP Sumatera Barat, Zulfahmi menerangkan, setiap keluarga menerima bantuan senilai Rp20 juta. Dana tersebut dibagi menjadi Rp17,5 juta untuk belanja bahan material bangunan dan Rp2,5 juta untuk upah tukang.
“Kami menargetkan seluruh 366 unit bantuan di Kabupaten Padang Pariaman selesai pada 31 Desember. Penerima bantuan ditunjuk berdasarkan kondisi fisik bangunan serta kriteria kesejahteraan kelompok desil 1 hingga desil 4,” kata Zulfahmi.
Peninjauan tersebut turut dihadiri Ketua TP-PKK Padang Pariaman Nita Christanti Azis, jajaran kepala perangkat daerah, camat, serta wali nagari setempat. (ak/*)
