PASAMAN, Sumbarpro — Tim Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) meninjau langsung progres pembangunan infrastruktur pascabencana di Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, Kamis (29/10/2026).
Peninjauan lapangan dipimpin perwira Marinir TNI AL Kolonel Daniel bersama Wakil Bupati Pasaman Parulian. Rombongan didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Pasaman Yudesri, Kepala DPUPR, Kepala Dinas Pendidikan, Kalaksa BPBD, dan perwakilan Diskominfo Pasaman.
Rombongan meninjau Rehabilitasi Jembatan Air Sopan (Muara Sitobu) di Nagari Languang, Kecamatan Rao Utara, pada ruas Jalan Rao – Padang Lawas. Proyek dari Dana Transfer ke Daerah (TKD) 2026 ini telah rampung 100 persen dan menjadi akses vital penghubung ke Kabupaten Padang Lawas, Sumatera Utara.
Selain itu, tim memantau fasilitas di Puskesmas Koto Rajo dan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan di SMPN 2 Rao Utara dari dana APBN 2026 senilai Rp1,56 miliar. Pekerjaan meliputi rehabilitasi enam ruang kelas, lab IPA, lab komputer, WC siswa, dan penataan lingkungan oleh P2SP selama 120 hari dengan pendampingan Kejaksaan Negeri Pasaman.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pemantauan Rekonstruksi Jalan Ruas Ladang Panjang – Parit Batu senilai Rp4,8 miliar oleh PT Dira Jaya Persada dan CV Ocean Tanama Konsultan.
Mewakili Bupati Pasaman Welly Suhery, Wabup Parulian mengapresiasi perhatian pemerintah pusat.
“Kehadiran Tim Satgas Pusat memberikan dorongan besar bagi pemulihan daerah. Pulihnya akses perbatasan Pasaman dengan Sumatera Utara ini membuat mobilitas warga dan distribusi hasil pertanian kembali lancar,” kata Parulian.
Sementara itu, Kolonel Marinir Daniel menegaskan peninjauan dilakukan untuk memastikan seluruh program berjalan tepat waktu, tepat mutu, dan tepat sasaran demi menghadirkan infrastruktur yang tangguh bagi masyarakat. (ak/*)
