Profil Risman Maring, Supersub Kabau Sirah yang Selalu Jadi Pembeda di Waktu Krusial

Dua gol krusial di masa injury time dan laga tandang membuktikan insting tajam pemain berusia 28 tahun ini di Liga 2 Pegadaian Championship.

Redaksi
A+A-
Reset
Winger Semen Padang FC, Risman Ariyanto Maring, mencetak gol penyama kedudukan pada menit 90+14 dalam laga melawan PSMS Medan di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Sabtu sore (17/10/2026) WIB. Gol tersebut menyelamatkan Kabau Sirah dari kekalahan.

Sumbarpro – Nama Risman Ariyanto Maring mencuat ke permukaan setelah aksinya menyelamatkan Semen Padang FC dari kekalahan pada pekan keenam Liga 2 Pegadaian Championship 2026/2027.

Pemain yang akrab disapa Ari Maring itu mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-90+14 saat Kabau Sirah ditahan imbang PSMS Medan 1-1 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Sabtu sore (17/10/2026) WIB.

Gol dramatis tersebut menjadi bukti ketenangan seorang winger yang selama ini lebih dikenal sebagai pengganti super.

Ari Maring bukan nama baru di sepak bola nasional. Lahir di Lombok, Nusa Tenggara Barat, pada 15 Juni 1998, ia memulai karier sepak bolanya di SSB Ideal Narmada sebelum bergabung dengan Bali United U-19 pada 2017.

Sejak itu, ia menjelajahi berbagai klub di Liga 2, mulai dari Malang United, Persipal, Sulut United, Nusantara United, PSIM Yogyakarta, Borneo FC, FC Bekasi City, hingga PSMS Medan.

Bersama PSIM Yogyakarta pada musim 2023/2024, Ari Maring mencatatkan 17 penampilan dan lima gol.

Sementara itu, pada musim 2025/2026 bersama PSMS Medan, ia tampil dalam 25 pertandingan dan mencetak empat gol.

Catatan tersebut menunjukkan bahwa Ari bukan sekadar pemain yang mengandalkan kecepatan. Ia juga memiliki naluri untuk masuk ke area berbahaya dan menciptakan peluang.

Pasang iklan anda di space ini, hubungi sumbarpro media online portal berita dan informasi terkini di whatsapp 081275690690

Pemain berpostur 175 sentimeter itu resmi diperkenalkan sebagai pemain baru Semen Padang FC pada 20 Juni 2026. Kedatangannya disambut hangat oleh manajemen klub.

“Selamat datang, sayap lincah penuh energi siap memberikan warna baru dan berjuang bersama Semen Padang FC,” tulis akun resmi klub.

Ari Maring langsung membayar kepercayaan manajemen Kabau Sirah. Pada laga perdana Liga 2 melawan Persiraja Banda Aceh di Stadion Haji Dimurthala, 13 September 2026, ia masuk sebagai pemain pengganti dan mencetak gol tunggal kemenangan 1-0 pada menit ke-72.

Gol itu lahir dari sundulan terarah memanfaatkan umpan matang Zulkifli dari sisi kanan. Kemenangan tersebut menjadi awal yang manis bagi Semen Padang FC di musim ini.

Aksi keduanya terjadi di laga Derby Sumatera melawan PSMS Medan, Sabtu (17/10/2026). Tertinggal lebih dulu lewat gol J. Siverio pada menit 90+4, Semen Padang FC nyaris pulang dengan tangan hampa.

Namun, Risman Maring yang masuk sebagai pengganti Alwi Slamat pada menit ke-44 itu kembali menunjukkan ketajamannya. Ia mencetak gol penyama kedudukan pada menit 90+14 dan memastikan satu poin bagi Kabau Sirah.

Bagi Ari Maring, gol-gol itu adalah pembuktian bahwa perjalanan panjangnya dari kompetisi amatir hingga menembus Liga 2 tidak sia-sia.

Kini, di usia yang 28 tahun, ia berpeluang menjadi salah satu bagian penting dari upaya Semen Padang FC kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia. (ak/*)

Servis Kursi dan Sofa di Kota Padang - Pasang Iklan dan Artikel di SUMBARPRO media online portal berita dan informasi terkini hubungi WhatsApp 081275690690