Sepanjang kariernya di Liga 1 sejak 2017, Teco sudah melewati total 222 pertandingan. Sebanyak 118 laga dimenangkan, 52 berakhir imbang, dan 52 lainnya kalah.
Turun Kasta ke Barito Putera
Setelah meninggalkan Bali United pada Mei 2025, Teco membuat keputusan mengejutkan. Ia memilih bergabung dengan Barito Putera yang baru saja degradasi ke Liga 2. Penunjukan itu resmi pada 3 Juni 2025.
Teco melatih Barito Putera selama satu musim di Liga 2 2025/2026. Ia mencatatkan 23 pertandingan bersama Laskar Antasari.
Alasan Semen Padang FC Memilih Teco
Manajemen Semen Padang FC punya alasan kuat menunjuk Teco. CEO klub, Muhammad Ammar Tsaqif Rosiade, menyebut rekam jejak emas sang pelatih sebagai pertimbangan utama.
“Keputusan menunjuk Coach Teco adalah langkah strategis manajemen untuk membawa Semen Padang FC ke tingkat yang lebih tinggi. Rekam jejak beliau sudah tidak perlu diragukan lagi di sepak bola nasional, dengan koleksi tiga gelar juara Liga 1 serta pengalaman panjang melatih di Indonesia,” ujar Ammar.
Faktor lain yang jadi pertimbangan adalah kedekatan Teco dengan sejumlah pilar Semen Padang FC. Ada beberapa pemain di skuad Kabau Sirah saat ini yang pernah menjadi anak asuhnya di klub sebelumnya.

Manajemen yakin hal ini bakal mempercepat proses adaptasi dan membangun chemistry ruang ganti secara instan.
Tugas Berat Menanti
Teco langsung dihadapkan pada tugas berat. Semen Padang FC saat ini tertahan di peringkat keempat klasemen sementara Grup A dengan enam poin dari empat pertandingan.
Kabau Sirah tertinggal empat poin dari PSMS Medan yang memuncaki klasemen.
Ujian perdana Teco bakal tersaji pada pekan kelima. Semen Padang FC dijadwalkan menghadapi Persikad Depok pada Minggu 11 Oktober 2026 malam di Stadion Merpati.
Laga itu bakal jadi pembuktian apakah Teco bisa langsung memberikan dampak positif buat Kabau Sirah. (ak/*)
