PADANG PARIAMAN – Kontingen Kota Sawahlunto tampil dominan pada cabang olahraga (cabor) panjat tebing Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026. Hingga Selasa (13/10/2026) pukul 22.50 WIB, Sawahlunto kokoh di puncak klasemen perolehan medali dengan raihan 18 emas, 11 perak, dan delapan perunggu.
Berdasarkan data medal tally panjat tebing Porprov XVI Sumbar yang diperbarui pada 13 Oktober 2026, Sawahlunto telah mengoleksi total 37 medali. Raihan tersebut menempatkan Sawahlunto jauh di atas kontingen lainnya.
Posisi kedua ditempati Kabupaten Padang Pariaman dengan lima emas, lima perak, dan empat perunggu. Kontingen tuan rumah yang bertanding di Parik Malintang tersebut mengumpulkan total 14 medali.
Sementara itu, Kabupaten Agam berada di peringkat ketiga dengan raihan tiga emas dan delapan perunggu. Agam mengoleksi total 11 medali, meski belum mendapatkan medali perak.
Kota Solok menempati posisi keempat dengan tiga emas dan satu perunggu atau total empat medali. Adapun Kota Padang berada di peringkat kelima dengan satu emas, empat perak, dan tiga perunggu, sehingga mengumpulkan delapan medali.
Di posisi keenam, Kabupaten Dharmasraya mengoleksi satu emas, satu perak, dan total dua medali. Kepulauan Mentawai berada di peringkat ketujuh dengan tiga perak dan tiga perunggu, sedangkan Padang Panjang menempati peringkat kedelapan dengan dua perak dan tiga perunggu.
Bukittinggi dan Kabupaten Solok sama-sama mengumpulkan dua medali perak tanpa emas maupun perunggu. Keduanya tercatat di posisi kesembilan.

Selanjutnya, Solok Selatan berada di peringkat ke-11 dengan satu perak, disusul Payakumbuh di posisi ke-12 dengan satu perunggu.
Sementara itu, Kabupaten Pasaman Barat, Pesisir Selatan, dan Tanah Datar belum mencatatkan medali hingga pembaruan data tersebut.
Secara keseluruhan, cabang olahraga panjat tebing Porprov XVI Sumbar telah menghasilkan 93 medali, masing-masing 31 emas, 31 perak, dan 31 perunggu.
Pertandingan panjat tebing Porprov XVI Sumbar 2026 berlangsung di Parik Malintang, Kabupaten Padang Pariaman, pada 7–14 Oktober 2026. Data perolehan medali tersebut disusun berdasarkan hasil pertandingan yang telah dipublikasikan.
Dengan posisi yang masih berada di puncak klasemen pada pembaruan data tersebut, Sawahlunto menjadi kontingen paling menonjol dalam persaingan panjat tebing Porprov XVI Sumbar. (**)
