Harga Pangan di Sumbar Hari ini 28 Agustus 2025, Cabai Rawit Hijau Naik Tajam

Kamis, 28 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi transaksi jual beli harga bahan pangan strategis di pasar tradisional.

Ilustrasi transaksi jual beli harga bahan pangan strategis di pasar tradisional.

Padang, Sumbarpro – Harga sejumlah bahan pangan strategis di Sumatera Barat mengalami fluktuasi pada Kamis (28/8/2025), berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional. Komoditas yang naik mencolok adalah cabai rawit hijau, sementara bawang putih turun cukup signifikan.

Cabai rawit hijau mencatat kenaikan tertinggi sebesar Rp 3.000 per kilogram atau 7,66 persen menjadi Rp 42.150 per kilogram. Cabai merah keriting juga naik meski tipis, yakni Rp 100 per kilogram atau 0,24 persen menjadi Rp 41.500 per kilogram.

Sebaliknya, bawang putih ukuran sedang turun Rp 1.250 per kilogram atau 3,56 persen menjadi Rp 33.900 per kilogram. Bawang merah juga melemah Rp 350 per kilogram atau 0,74 persen menjadi Rp 46.900 per kilogram.

Baca Juga:  Harga Pangan Sumbar Hari Ini Kamis (11/9): Beras, Gula, Hingga Telur Turun

Penurunan ringan terjadi pada daging ayam ras segar sebesar Rp 100 per kilogram (0,22 persen), gula pasir lokal Rp 50 per kilogram (0,28 persen), dan minyak goreng curah Rp 50 per kilogram (0,26 persen).

Sementara itu, harga beras berbagai kualitas, daging sapi, gula premium, minyak goreng kemasan, dan telur ayam ras tetap stabil. Komoditas cabai merah besar dan cabai rawit merah belum memiliki data terbaru.

Daftar Harga Pangan Strategis per 28 Agustus 2025

  • Bawang Merah Ukuran Sedang: Rp 46.900/kg (turun Rp 350)
  • Bawang Putih Ukuran Sedang: Rp 33.900/kg (turun Rp 1.250)
  • Beras Kualitas Bawah I: Rp 16.100/kg (tetap)
  • Beras Kualitas Bawah II: Rp 15.900/kg (tetap)
  • Beras Kualitas Medium I: Rp 17.500/kg (tetap)
  • Beras Kualitas Medium II: Rp 17.350/kg (tetap)
  • Beras Kualitas Super I: Rp 18.000/kg (tetap)
  • Beras Kualitas Super II: Rp 18.000/kg (tetap)
  • Cabai Merah Keriting: Rp 41.500/kg (naik Rp 100)
  • Cabai Rawit Hijau: Rp 42.150/kg (naik Rp 3.000)
  • Daging Ayam Ras Segar: Rp 46.050/kg (turun Rp 100)
  • Daging Sapi Kualitas I: Rp 147.500/kg (tetap)
  • Daging Sapi Kualitas II: Rp 145.000/kg (tetap)
  • Gula Pasir Premium: Rp 19.150/kg (tetap)
  • Gula Pasir Lokal: Rp 17.650/kg (turun Rp 50)
  • Minyak Goreng Curah: Rp 18.850/kg (turun Rp 50)
  • Minyak Goreng Kemasan Bermerk 1: Rp 23.250/kg (tetap)
  • Minyak Goreng Kemasan Bermerk 2: Rp 20.750/kg (tetap)
  • Telur Ayam Ras Segar: Rp 29.500/kg (tetap). (ak)
Baca Juga:  Harga Sembako di Sumbar Hari Ini 29 Agustus 2025: Cabai Naik Tajam, Bawang Putih Turun
Follow WhatsApp Channel sumbarpro.net untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kabar Buruk Bagi Pencinta Pedas, Harga Cabai Rawit Hijau Melonjak Drastis Hari Ini
Kredit Motor? Ini Saran Dosen Ekonomi UIN Mahmud Yunus Batusangkar
Harga Emas Pegadaian Hari Ini, Senin 13 Oktober 2025: Naik di Semua Denominasi
Inflasi Sumbar September 2025 Capai 4,22 Persen, Sektor Pangan dan Perawatan Pribadi Jadi Pendorong Utama
Tingkat Hunian Hotel di Sumbar Turun Jadi 44,18 Persen, Wisata Melemah?
NTP Sumbar September 2025 Turun, Petani Kian Tertekan
Impor Sumbar Melejit 7,56 Persen, Singapura dan Malaysia Dominasi Pasokan
Ekspor Sumbar Melejit 36 Persen, India Jadi Tujuan Utama Sepanjang 2025

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:05 WIB

Kabar Buruk Bagi Pencinta Pedas, Harga Cabai Rawit Hijau Melonjak Drastis Hari Ini

Jumat, 17 Oktober 2025 - 17:34 WIB

Kredit Motor? Ini Saran Dosen Ekonomi UIN Mahmud Yunus Batusangkar

Senin, 13 Oktober 2025 - 08:50 WIB

Harga Emas Pegadaian Hari Ini, Senin 13 Oktober 2025: Naik di Semua Denominasi

Selasa, 7 Oktober 2025 - 03:53 WIB

Inflasi Sumbar September 2025 Capai 4,22 Persen, Sektor Pangan dan Perawatan Pribadi Jadi Pendorong Utama

Selasa, 7 Oktober 2025 - 03:34 WIB

Tingkat Hunian Hotel di Sumbar Turun Jadi 44,18 Persen, Wisata Melemah?

Berita Terbaru