Resmi, Stefano Cugurra Jadi Pelatih Semen Padang FC Gantikan Nil Maizar

Redaksi
A+A-
Reset
Stefano Cugurra

JAKARTA, Sumbarpro – Manajemen Semen Padang FC bergerak cepat. Hanya sehari setelah memecat Nil Maizar, Kabau Sirah resmi menunjuk Stefano Cugurra sebagai pelatih kepala baru.

Pengumuman disampaikan melalui akun Instagram resmi klub, @semenpadangfcid, pada Senin 5 Oktober 2026 malam.

“Selamat datang coach Teco,” tulis akun resmi Semen Padang FC dalam pengumumannya.

Pelatih yang akrab disapa Coach Teco itu bukan nama sembarangan di sepak bola Indonesia. Pria asal Brasil ini sudah lama malang melintang di kompetisi Tanah Air. Ia bahkan sudah berstatus Warga Negara Indonesia (WNI) sejak Mei 2025.

Rekam Jejak Menterneng

Teco punya rekam jejak yang membuat manajemen Semen Padang FC yakin. Ia pernah membawa Persija Jakarta juara Liga 1 2018.

Setelah itu, ia membangun hegemoni bersama Bali United selama 6,5 tahun. Dua trofi juara Liga 1 ia persembahkan untuk Serdadu Tridatu pada musim 2019 dan 2021/2022.

Terakhir, Teco menukangi Barito Putera pada musim lalu. Pengalaman panjang dan deretan trofi itu jadi alasan utama manajemen menaruh kepercayaan penuh kepadanya.

Keputusan manajemen memecat Nil Maizar memang terasa mengejutkan. Sebab, secara hitungan matematis, performa Semen Padang FC di awal musim tidak terlalu buruk.

Pasang iklan anda di space ini, hubungi sumbarpro media online portal berita dan informasi terkini di whatsapp 081275690690

Kabau Sirah mengoleksi enam poin dari empat pertandingan. Mereka bahkan sempat memuncaki klasemen sementara Grup A setelah menang 2-0 atas PSGC Ciamis di pekan ketiga.

Tapi ada beberapa faktor yang membuat manajemen mengambil langkah drastis ini.

Pertama, target manajemen sangat tinggi. Semen Padang FC tidak sekadar menargetkan promosi ke Liga 1. Manajemen memasang target juara Liga 2 2026/2027.

Target ini disampaikan langsung oleh Presiden Klub Andre Rosiade saat menyatukan seluruh elemen tim pada Juni 2026. Dengan target sebesar itu, hasil imbang dan kekalahan tipis tetap dianggap sebagai kegagalan.

Kedua, ada masalah konsistensi yang terlihat sejak awal musim. Kabau Sirah menang 1-0 atas Persiraja Banda Aceh di laga pembuka.

Tapi di laga kedua, mereka hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan PSIS Semarang. Padahal saat itu, PSIS bermain dengan sepuluh orang sejak menit ke-49 dan Semen Padang sempat unggul lebih dulu. Dua poin hilang di kandang sendiri.

Ketiga, kekalahan dari PSPS Pekanbaru bukan sekadar kekalahan biasa. Ini Derby Andalas. Laga penuh gengsi melawan rival sesama Sumatera.

Kalah di laga sebesar ini, apalagi dengan status tuan rumah meski bermain di Bekasi, jelas jadi pukulan berat buat manajemen dan suporter. Gol tunggal Dimas Wicaksono di menit ke-72 lahir dari blunder Safrudin Tahar, kapten tim.

Keempat, ada pola evaluasi cepat yang sudah jadi kebiasaan manajemen Semen Padang FC. Sebelumnya, pada Maret 2026, manajemen juga memecat Dejan Antonic hanya karena gagal menang atas PSIM Yogyakarta. Pola yang sama terulang sekarang.

Alasan Teco Dipilih

CEO Semen Padang FC, Muhammad Ammar Tsaqif Rosiade, mengungkap alasan utama di balik penunjukan Teco.

Salah satunya adalah keberadaan sejumlah pemain yang pernah menjadi anak asuh Teco di klub sebelumnya.

“Faktor kunci lainnya adalah fakta bahwa cukup banyak pemain di skuad kami musim ini yang merupakan mantan anak asuhnya. Kami yakin hal ini akan mempercepat proses adaptasi, membangun chemistry ruang ganti secara instan, dan langsung memberikan dampak positif pada performa tim di lapangan,” kata Ammar.

Presiden Klub Andre Rosiade sendiri sempat memberikan petunjuk soal calon pelatih baru sebelum pengumuman resmi.

“Pelatih ini pernah juara,” ujar Andre, sesaat sebelum meninggalkan Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Minggu 4 Oktober 2026.

Teco langsung dihadapkan pada tugas berat. Semen Padang FC saat ini tertahan di peringkat keempat klasemen sementara Grup A dengan enam poin dari empat pertandingan.

Kabau Sirah tertinggal empat poin dari PSMS Medan yang memuncaki klasemen.

Ujian perdana Teco bakal tersaji pada pekan kelima. Semen Padang FC dijadwalkan menghadapi Persikad Depok pada Minggu 11 Oktober 2026 malam di Stadion Merpati.

Laga itu bakal jadi pembuktian apakah Teco bisa langsung memberikan dampak positif buat Kabau Sirah. (ak/*)

Klasemen Sementara Grup A Liga 2 Pegadaian 2026/2027

Pos Klub M SG P
1 PSMS Medan 4 +10 10
2 Persikad Depok 4 +1 9
3 PSPS Pekanbaru 4 +2 9
4 Semen Padang FC (-1) 4 +2 6
5 PSIS Semarang (-1) 4 +2 6
6 PSGC Ciamis 4 -1 3
7 Adhyaksa FC Bekasi 4 -2 1
8 Sumsel United (-1) 4 -4 0
9 Persiraja Banda Aceh (-1) 4 -4 -1
10 Persiku Kudus (-2) 4 -8 -1
Pasang iklan Anda di space ini, hubungi SUMBARPRO media online portal berita dan informasi terkini di WhatsApp 081275690690